Dreams
Mimpi. Bukan, lebih tepatnya impian. Sesuatu yang patut diperjuangkan. Setiap orang harus punya itu. Karena semua bisa asal kita mau. satu hal yang selalu ku pahami bahwa dalam ajaran agamaku Tuhan mengatakan "tidak ada yang berhak merubah nasib seseorang melainkan ia sendiri." Bukankah sudah amat jelas bahwa Tuhan saja tidak bisa merubah nasibmu kalau bukan kau yang memulainya. So, kalau sekarang kamu merasa semuanya tidak mungkin segeralah bangun dari tidurmu kejarlah impianmu. Tidak ada yang bilang mudah untuk meraihnya tapi yakinlah pasti bisa. Satu motto hidup yang selalu ku bawa sampai nanti "Kalau aku, kamu dan mereka mau, tidak ada kata tidak mungkin."
Mungkin akan timbul pertanyaan bagaimana caranya? Mulailah dengan sesuatu yang kecil. Tuliskan semua impian dan cita-citamu di kertas kecil. Urutkan dari yang termudah sampai yang paling kau suka. Lalu cobalah untuk mulai meraihnya satu persatu. Walau kau tak tau arah terus saja berlari, berlari, dan berlari. Biarkanlah intuisimu yang bekerja. Menurutku, intuisi adalah semacam suatu hal yang tidak sengaja kau temukan secara berulang-ulang tau aku menyebutnya dengan naluri.
Coba saja, aku sudah membuktikannya kok. aku pernah berada dikondisi paling buruk dimana aku merasa tidak produktif gak punya skill dan lain sebagainya. Semua pekerjaan aku coba. mulai dari SPG Cat tembok, komputer sampai jadi beutician di salon kecantikan mewah yang sekali treatment bisa sampai puluhan juta rupiah. Katanya aku bodohlah, terlalu kurus, kurang rapi dan semua-semuanya. Saat itu aku berpikir aku tidak akan bisa bekerja. aku hanya orang-orang yang merugikan perusahaan. Tapi dalam hati aku menangis memohon pada yang Maha segalanya, dan malam itu lewat secarik kertas aku mulai menuliskan apa impianku dalam waktu dekat ini. Pertama aku ingin Kerja yang "bener" maksudnya dapat kerja yang aku bisa dan mampu mengerjakannya, kedua aku ingin punya sepeda motor, bukan karna apa-apa sih hidup dikota terlalu mahal tanpa kendaraan pribadi walaupun harus merelakan orang lain sengsara karena polusinya. Dan ketiga aku ingin kuliah, sianya aku lupa. Setelah menulis itu aku merasa punya tugas dan tanggung jawab atas diriku. Dan entah apa ajaibnya tulisan itu entah bagaimana caranya tiba-tiba saja esoknya saudaraku datang membawa kabar lowongan pekerjaan untukku. Dan ya posisinya lumayan untuk lulusan sepertiku sebagai staff. Amazing. Impian dan Doa. Saat kau Bermimpi dan kau meminta pada-Nya, saat itulah doamu dikabulkan. Percayalah Dia tidak pernah ingkar. Dan cobalah buktikan sendiri.
Mungkin akan timbul pertanyaan bagaimana caranya? Mulailah dengan sesuatu yang kecil. Tuliskan semua impian dan cita-citamu di kertas kecil. Urutkan dari yang termudah sampai yang paling kau suka. Lalu cobalah untuk mulai meraihnya satu persatu. Walau kau tak tau arah terus saja berlari, berlari, dan berlari. Biarkanlah intuisimu yang bekerja. Menurutku, intuisi adalah semacam suatu hal yang tidak sengaja kau temukan secara berulang-ulang tau aku menyebutnya dengan naluri.
Coba saja, aku sudah membuktikannya kok. aku pernah berada dikondisi paling buruk dimana aku merasa tidak produktif gak punya skill dan lain sebagainya. Semua pekerjaan aku coba. mulai dari SPG Cat tembok, komputer sampai jadi beutician di salon kecantikan mewah yang sekali treatment bisa sampai puluhan juta rupiah. Katanya aku bodohlah, terlalu kurus, kurang rapi dan semua-semuanya. Saat itu aku berpikir aku tidak akan bisa bekerja. aku hanya orang-orang yang merugikan perusahaan. Tapi dalam hati aku menangis memohon pada yang Maha segalanya, dan malam itu lewat secarik kertas aku mulai menuliskan apa impianku dalam waktu dekat ini. Pertama aku ingin Kerja yang "bener" maksudnya dapat kerja yang aku bisa dan mampu mengerjakannya, kedua aku ingin punya sepeda motor, bukan karna apa-apa sih hidup dikota terlalu mahal tanpa kendaraan pribadi walaupun harus merelakan orang lain sengsara karena polusinya. Dan ketiga aku ingin kuliah, sianya aku lupa. Setelah menulis itu aku merasa punya tugas dan tanggung jawab atas diriku. Dan entah apa ajaibnya tulisan itu entah bagaimana caranya tiba-tiba saja esoknya saudaraku datang membawa kabar lowongan pekerjaan untukku. Dan ya posisinya lumayan untuk lulusan sepertiku sebagai staff. Amazing. Impian dan Doa. Saat kau Bermimpi dan kau meminta pada-Nya, saat itulah doamu dikabulkan. Percayalah Dia tidak pernah ingkar. Dan cobalah buktikan sendiri.
Komentar
Posting Komentar